2 Orang Bodoh Indonesia yang memperkerjakan orang pintar

Siapa bilang orang bodoh itu masa depannya sudah tidak ada, kalau anda berpikir seperti itu maka anda salah karena banyak orang bodoh membuka lapangan pekerjaan bagi orang pintar. Berikut orang  yang dihanggap bodoh membuka lapangan pekerjaan bagi orang pintar :

1. Bob sadino

Bob Sadino, pria yang sukses menjalani hidupnya yang berliku sebelum sukses. Sebelum seperti sekarang, dulu Bob sempat menjadi supir taxi bahkan menjadi kuli bangunan yang digaji 100 rupiah pada waktu itu. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933, mempunyai banyak cerita yang menjadi motivasi bagi setiap orang. Kemapanan yang diperoleh sempat menjadi hal yang membosankan dalam hidupnya. Walaupun keluarga berkecukupan, namun Bob sempat merasa jenuh karena dia selalu diolok-olok oleh saudaranya akibat kebodohannya. Bob keluar dari pekerjaannya dan membuat usaha sendiri dengan mobil pribadi yang dijadikan taxi gelap. Namun semuanya berakhir ketika Bob mengalami kecelakaan dan membuat mobilnya hancur. Waktu itu Bob memilih menjadi kuli bangungan dengan gaji Rp 100.
Bob mulai bangkit ketika merintis bisnis telur ayam negeri yang disarankan temannya. Ia menjadi orang pertama yang memperkenalkan telur ayam negeri di Indonesia. Ketika bisnis telur ayam mulai berkembang kemudian Bob bejualan daging ayam, yang hingga sekarang menjadi PT Kem Foods. sehingga banyak kariawan Bob  yang bergelar sarjana bahkan profesor.

2. Nisam tukang becak

Nisam adalah orang  bodoh yang hanya bertamatn SD akibat dia sudah tinggal kelas selama 2 tahun dikelas 4. Bertahun-tahun lamanya Sanim menggantungkan nasib pada sebuah becak yang dimilikinya. Kini nasibnya berubah, ia menjadi jutawan dengan dua pabrik, tiga rumah, 10 mobil, dan dua kali haji dari usahanya itu.
Sanim (60) merupakan seorang pengusaha asal Desa Rawa Urip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia menjadi salah satu contoh warga yang berhasil keluar dari garis kemiskinan dan ke bodohan. Dua usaha yang ia jalani saat ini ialah pabrik pembuatan garam dan pupuk organik. Namun, nama Sanim lebih dikenal sebagai pengusaha garam ketimbang pengusaha pupuk organik. Sekarang Sanim punya 10 mobil, tiga di antaranya mobil pribadi tipe Daihatsu Taruna, Honda Jazz, dan mobil pertama ketika dia beli tahun 1997, yaitu Daihatsu Espass, bangga sekali saya saat itu. Sisanya mobil angkut produksi, seperti Fuso. Kemampuan produksi kedua pabriknya, Samin mengaku, dalam setahun mampu memproduksi masing-masing 2.000 ton baik garam maupun pupuk organik dengan penghasilan bersih minimal mencapai Rp 400 juta per tahun dan  Nisam mempunyai 4500 kariawan.

2 Orang Bodoh Indonesia yang memperkerjakan orang pintar